Puncak HUT Desa Raman Aji Ke-63, Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

  • 05 December 2018
  • Dibaca: Pengunjung
http://ramanaji-lampungtimur.desa.id/upload/2018/12/IMG_20181204_233919.JPG

Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

Wayang kulit tidak dapat dipisahkan dari masyarakat jawa. Bagi orang jawa, barbagai lakon wayang kulit dapat mengiaskan perilaku watak manusia dalam mencapai tujuan hidup lahir dan batin. 

Pada malam puncak HUT Desa Raman Aji yang ke-63 tahun ini desa setiyap tahunnya gelar wayang kulit semalam suntuk karena sudah menjadi tradisi di desa kami sejak dahulu kala dan sebelum acara inti dimulai ada istilah orang jawa "Ngruwat" yang bisa di artikan berdo'a supaya desanya menjadi desa yang aman dan makmur, selasa (04/12).

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini merupakan persembahan duta seni dari Bpk Migiono warga dusun 10 Desa Raman Aji. Warga ataupun masyarakat yang datang terlihat antusias menyaksikan malam puncak HUT Desa Raman Aji. Setelah acara "Ruwat" selesai acara inti segera dimulai dan di sambut dengan berbagai macam tarian persembahan dari siswa-siswi SMAN 1 Raman Utara. 

Acara malam itu di hadiri langsung oleh Bhabinkamtibmas Raman Aji serta rombongan dari polsek Raman Utara, Bhabinsa, Danramil, Perwakilan Camat Raman Utara beserta rombongannya, Rekan-rekan Kepala Desa se kecamatan raman utara, Kepala Sekolah SMAN 1 Raman Utara beserta rombongannya, ALMACIDA, RAMCO, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan masih banyak lainnya yang tidak bisa kesebut satu persatu, meraka sangat antusias dan berbangga hati karena desa yang mereka cintai ini semakin maju dan semakin ramai pengunjung dan semakin banyak jenis kegiatan yang di adakan oleh aparatur desa. 

Harapan Kepala Desa, "semoga kedepan desa kami tambah aman, makmur, tentram dan sejahtera". Dan menjadi desa yang Baldatun Thoyyibatun Wa Robbul Ghofur. "ungkap Bpk. Masdar"